Alhamdulillah Ada Covid-19


Taufik Hidayat
Virus Corona yang kemudian disebut dengan covid-19 kini semakin merajalela dan membuat panik warga dunia. Berbagai dampak kesehatan, sosial, hingga ekonomi sudah sangat terasa. Tentunya banyak orang menganggap pandemi virus ini sebagai musibah atau kesialan.

Alih alih membuat situasi dan kondisi tenang, pemerintah masih kepayahan menghadapinya. Banyak orang merasakan kepanikan dan kesulitan dalam kondisi seperti ini. Begitulah kira-kira pandangan dan fakta di lapangan terkait covid-19 kini.

Virus ini memang sangat berbahaya dan harus serius diwaspadai. Namun bukan berarti kita harus  terus-menerus merasa takut, panik atau parno. Justru hal demikian akan membuat pikiran tidak stabil hingga mempengaruhi imun tubuh dan rentan sakit. Pikiran positif dan rasa tenang sebaiknya selalu kita terapkan pula dalam menghadapi situasi ini. Selain harus banyak berSABAR, jangan lupa pula untuk tetap berSYUKUR. Begitulah ajaran agama khususnya Islam mengajarkan sabar dan syukur bersamaan dalam setiap keadaan.

Tentunya tulisan ini bukan bermaksud mensyukuri penderitaan orang lain yang terdampak langsung maupun tidak langsung. Namun hanya sekadar berusaha menyeimbangkan datangnya informasi pandemi Covid-19 yang seolah-olah lebih banyak membuat orang menjadi parno. Dengan berpikir positif dan masih bersyukur akan membuat perasaan lebih tenang dan imun tubuh menjadi lebih baik.

Lalu, apa sih manfaat dari pandemi Covid-19 ini sehingga masih perlu disyukuri? Saya membaginya menjadi dua, yaitu manfaat bagi alam dan bagi  manusia secara personal maupun komunal. Bagi Alam, tentunya dengan berkurangnya aktivitas manusia yang mendominasi bumi ini membuat planet ini sedikit beristirahat dari peningkatan polusi, perubahan iklim, kerusakan alam, ketidakseimbangan alam dsb yang kebanyakan karena ulah manusia.

Adapun manfaat bagi manusia secara personal membuat kita menjadi semakin memperhatikan kebersihan dan kesehatan, melatih kreativitas untuk bekerja atau belajar di rumah, berpikir dan merenung di rumah atau melakukan kegiatan positif lainnya di rumah. Sedangkan manfaat bagi manusia secara komunal, membuat manusia lebih saling menghargai orang lain dari berbagai pekerjaan maupun golongan, negara-negara yang tadinya bertengkar kini berubah untuk saling bekerjasama dan membantu.

Demikian hanya sekilas hal-hal yang perlu kita syukuri dituliskan di sini. Karena sebenarnya jika masing-masing dari kita lebih merenungkan, maka akan lebih banyak lagi yang lainnya. Tulisan ini hanya berusaha mengurangi kecemasan publik dan meningkatkan rasa tenang namun sambil tetap waspada tentunya.

Dibalik musibah dan kesulitan yang banyak ini, masih banyak pula hal yang semestinya disyukuri. Namun bukan hanya bersyukur, lebih dari itu kita pun harus mengambil pelajaran dari musibah ini. Karena sejatinya pandemi Covid-19 ini bukanlah bencana alam, melainkan bencana akibat keserakahan sebagian manusia. Maka dari itu, berpikir, bersyukur, dan berubah adalah hal terbaik untuk menghadapi pandemi ini selain kewaspadaan.


sumber gambar: detik.news.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar