Bagaimana Seharusnya Menyikapi Pandemik Virus Corona?

Sella Rachmawati
Beberapa minggu terakhir dunia khususnya Indonesia tengah ditimpa pandemik yang sangat membahayakan jika dilihat dari banyaknya orang yang meninggal, Covid 19. Beberapa kabar menyebutkan bahwa virus ini adalah senjata biologis yang sedang disiapkan oleh orang-orang yang berkepentingan lalu kemudian ia bocor.

Ada juga kabar yang menyebutkan bahwa virus ini datang dari hewan-hewan yang dijual bebas di salah satu pasar di Wuhan, Cina. Entah mana yang benar, yang jelas saat ini terjadi adalah kepanikan di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Pemerintah Indonesia sedang dan akan terus berusaha mencegah penyebaran Covid-19 menjadi semakin meluas. Dimulai dengan diliburkannya anak-anak sekolah, social distancing atau physical distancing, kemudian ramai ajakan bekerja dari rumah, belajar di rumah, dan beribadah di rumah. Semua itu adalah usaha yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengajak masayarakatnya.

Tapi sayang, beberapa masyarakat abai dengan anjuran tersebut hal ini karena tidak ada ketegasan dari pihak yang berwenang. Beberapa influencer sebutlah dr. Tirta dalam akun instagramnya meminta ketegasan dari pemerintah bahkan untuk karantina wilayah, dan mempersiapkan dengan matang masalah perekonomian yang mungkin akan terjadi kemudian.

Memang akan menjadi hal yang sulit jika melihat kondisi Indonesia. Tapi menurut penulis yang notabene awam, agaknya kita harus mengambil beberapa risiko untuk kemaslahatan yang lebih besar.

Sebenarnya, kondisi seperti ini adalah kondisi di mana rakyat Indonesia bisa saling membantu satu sama lain, yang tebiasa bergelimang harta bisa menyumbangkan sebagian hartanya untuk membantu dalam penanganan Covid-19, entah berbentuk alat kesehatan atau bahan makanan pokok untuk kalangan yang menjadi kepala keluarga yang harus tetap bekerja dalam wabah pandemik ini agar mereka bisa melakukan kegiatan di rumah saja dan melakukan apa yang disarankan pemerintah.

Sepertinya setiap lapis masyarakat jika memiliki kesadaran dan kebijaksanaan, kita bisa bersama-sama memerangi Covid 19 ini, dengan tidak menjunjung ego masing-masing dan mengambil keuntungan pribadi. Ayolah, kita bisa kok.

Selain usaha yang kita lakukan, kita juga harus tetap berhusnudzan kepada Sang Maha Segala, berdoa, dan menjadikan kondisi ini sebagai bentuk kasih sayang-Nya yang masih mau mengingatkan kita untuk peduli sesama dan menjadikan bumi lebih tenang karena bersih dari polusi dan kerusakan-kerusakan lainnya yang pernah kita perbuat entah akhlak kita yang buruk kepada sesama manusia atau kepada makhluk lainnya.

Semoga pandemik ini segera berakhir, dan setelahnya semoga kita mampu menafsirkan maksud Allah mengirimnya. Semoga kita selalu dalam Rahman Rahim-Nya. Amin. Wallahu’alam.
Sumber gambar: radioidola.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar