Sindi Yunita
(Pelajar di SMAN 1 Ngamprah)
Di Era 4.0, semakin berkembangnya IPTEK semakin banyak tantangan yang perlu disikapi oleh para milineal. Salah satunya, mengenai bersosial media. Sosial media telah masuk ke ranah masyarakat luas yang darinya timbul dampak positif dan  negatif. Dampak positif dari perkembangan IPTEK membuat segala hal menjadi mudah. Lalu media sosial pun dapat dijadikan sebagai alat edukasi.

Namun, perlu digaris bawahi bahwa media sosial dapat dianalogikan sebagai pedang bermata dua, jika kita tidak menanggapinya secara bijak akan timbul dampak negatif. Salah satunya mengenai akses konten bebas yang mencakup perilaku-perilaku menyimpang, seperti pergaulan bebas dan zina.

Dilansir dari Kompasania.com bahwa yang unik adalah para pelaku zina kebanyakan para remaja, hal ini menjadi hal yang krusial dan zina dalam pandangan Islam adalah suatu dosa besar. Semua umat Islam percaya, meyakini dan sepakat semua kegiatan yang mendekati zina adalah suatu tindakan  yang keji.

Menurut Ustad Ali Musri, dikutip dari republika.com menyatakan bahwa dosa-dosa yang kerap terjadi di dunia maya yaitu melihat hal-hal yang haram di internet, seperti aurat lawan jenis. Hal ini akan berdampak pada kerusakan akhlak dan mengarah ke pergaulan bebas serta hubungan sesama jenis.

Lantas bagaimana agar kita tetap terhindar dari perilaku menyimpang dari dunia maya? Caranya adalah dengan sadar diri dan memegang selalu agama Islam. Selain itu kita harus senantiasa menciptakan lingkungan yang sehat dan perlu pemahaman lebih mengenai pergaulan bebas. Semoga Allah senantiasa melindungi kita.

sumber gambar: okaydoc.com