Agar Hijrahmu Menjadi Berwarna

Trend hijrah semakin menguat di kalangan anak muda milenial. Hal ini ditandai dengan semakin maraknya simbol-simbol Islam di ruang publik, dan semakin ramainya pengajian-pengajian ustadz gaul. Buat kamu-kamu yang berniat atau sudah hijrah, berikut tips-tips agar hijrahmu menjadi bermakna.

Pertama. Sadari bahwa hakikat hijrah adalah memperbaiki diri, bukan menyalahkan orang lain. Setelah hijrah setan mungkin gak akan bisa menggoda kamu untuk bermaksiat. Tapi setan punya cara lain untuk menggelincirkanmu, yakni dengan membuat kamu merasa lebih baik dari orang lain. Jika setelah hijrah kamu pengennya selalu menyalah-nyalahkan orang lain, segera ambil wudhu. Tahan hasratmu itu, fokus perbaiki diri.

Kedua. Tetaplah menjadi dirimu sendiri, tentu saja dengan peningkatan yang membuat orang lain simpatik. Hati-hati banyak yang setelah hijrah tiba-tiba berubah 180 derajat, tiba-tiba menjauhi teman-teman atau saudara-saudara yang belum hijrah. Hal ini jelas tidak tepat, hijrah bukan berarti mengubah jati diri, namun meningkatkan diri kita menjadi lebih baik.

Ketiga. Berikanlah nasehat dengan baik kepada orang yang menurut kita perlu mendapatkannya. Sampaikan dengan hikmah dan mauizhah hasanah, kalaupun harus berdiskusi lakukan dengan santun. Mungkin saja orang lain tak terpengaruh karena ilmu kita, namun mereka terpesona akhlak kita.

Terakhir. Jangan pernah berhenti belajar, jangan merasa sudah pintar atau saleh. Ingat di atas langit masih ada langit. Nabi Musa saja ditegur saat sudah merasa pintar. Tetap rendah hati. Tetap asyik!

sumber gambar: makassae.tribunnews.com, qureta.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar