Ucapan Lebaran: Esensi atau Eksistensi?

Salah satu tradisi saat lebaran adalah saling mengucapkan selamat, doa dan meminta maaf. Dahulu ucapan ini dikirim via kartu lebaran kepada orang yang jauh. Seiring dengan kemajuan teknologi, kartu lebaran hampir punah. Diganti oleh teknologi informasi dan media sosial.

Linimasa media sosial dipenuhi oleh ucapan selamat yang diunggah oleh warganet. Isinya bermacam-macam, ada yang sekedar copy paste ada juga yang original. Banyak juga yang membuatnya dalam bentuk gambar dan foto. Ucapan tersebut menjadi ciri bahwa warganet sudah berpartisipasi merayakan Idulfitri.

Pada dasarnya tradisi tersebut tak ada masalah. Kemajuan teknologi jelas mempermudah arus informasi yang beredar. Hanya kadang saya agak kurang nyaman manakala ada kawan yang mengirim pesan pribadi namun isinya hanya copas. Saya membedakan antara ucapan lebaran sebagai eksistensi dengan esensi.

Ucapan lebaran yang diunggah di medsos atau grup whatsapp misalnya adalah sarana eksistensi. Namun hal ini jangan lantas dikirim juga melalui pesan-pesan personal. Saya pribadi saat mengirim pesan pribadi saya gunakan kata-kata yang cukup personal. Misalnya, "Pak Anto saya minta maaf ya banyak salah selama ini".

Hal ini membuat esensi ucapan selamat dan bermaaf-maafan menjadi terjaga. Jika yang dikirim via pribadi hanyalah  copas, maka esensinya hilang.

Kemajuan teknologi informasi harus bisa kita kuasai dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan. Yang berbahaya adalah jika internet of things malah semakin memperparah alienasi manusia. Teknologi jangan sampai mengasingkan manusia menjadi zombie. Fenomena sederhananya bisa saya amati dari soal ucapan lebaran ini.

Saat seorang mengirim saya pesan hasil copas, saya melihat yang mengirim tak lagi sebagai manusia seutuhnya. Namun saya seperti melihat artificial intellegent yang memprogram dirinya untuk mengirim pesan ke semua kontak di hp nya. Apakah saya berlebihan? Mungkin iya. Namun ini adalah upaya kecil dari saya untuk menjaga kemanusiaan kita.

sumber gambar: www.kaltim.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar