Teruntuk Kalian yang Masih Menunggu Jodohnya

Utami Dewi
Apa sih jodoh? Mengapa orang-orang banyak meributkan persoalan jodoh? Bahkan bisa membuat orang betah lama-lama berendam dalam kolam KEGALAUAN karena memikirkan tentang jodoh, jodoh dan jodoh. Apa sebenarnya jodoh? Sungguh hebat sekali karena telah dapat memengaruhi kehidupan manusia di muka bumi ini. Ah, rasanya kutu-kutu yang terselip di antara rambut-rambutmu pun butuh dengan yang namanya jodoh.

Apalagi kamu, yang hidup bukan sebatas dengan insting tapi juga menggunakan akal. Tentu butuh yang namanya jodoh. Nah, sudah ketebak kan jodoh itu apa? Yup, jodoh adalah pasangan! Setiap hari kita melihat sepatu dan sandal berjodoh-jodohan eh berpasang-pasangan. Kalau benda mati saja butuh jodoh atau pasangannya apalagi manusia yang hidup, iya kan?

Masalahnya setiap manusia menyikapi persoalan jodohnya secara berbeda. Sandal-sepatu sih sejak lahir dari perut pabrik sudah dipertemukan dengan pasangannya, Si Kanan dan Si Kiri. Lah manusia harus usaha atau mencari dulu untuk bisa bertemu dengan pasangannya. Itu pun harus dengan penuh keyakinan.

Dan jalan yang ditempuh atau cerita yang diukir setiap insan jomblo itu berbeda-beda. Ada yang mulus dan lancar kaya jalan tol, ketemu, kenalan, pedekate, tunangan terus nikah, diam-diam datang proposal mengajak ta’arufan langsung khitbah enggak lama kemudian nikah.

Ada yang berkali-kali bilang will you marry me! Tapi enggak nikah-nikah karena sama berkali-kali ditolaknya, bahkan belum tersampaikan maksud hati sudah mendapat penolakan. Hidup memang keras guys. Ada pula yang bertahun-tahun menjalin hubungan sampai bulukan tapi enggak nikah-nikah juga. Macam-macam!

Tapi Ladies and Gentlemen! Kalian yang di sana menunggu dan terus memperbaiki diri, mencari dan terus meningkatkan kualitas diri, sungguh janji Allah itu benar dan pasti adanya. Allah sudah menjanjikan bahwa Dia menciptakan manusia berpasangan-pasangan.

Jadi jangan risau akan jodohmu nanti, buat yang sekarang masih sendiri yakinkan bahwa cepat atau lambat pasti akan bersua dengan sang pujaan hati, seseorang yang nantinya kita sebut sebagai Jodoh. Memang pelik, memang sulit tapi percayalah semua akan menemukan rahasianya masing-masing di waktu yang tepat.

Jodoh memang rahasia Allah yang dinanti setiap anak cucu Adam. Sebab kita tidak pernah tahu dengan siapa kita berjodoh, dengan siapa kita menghabiskan waktu bersama mengarungi bahtera kehidupan untuk mencapai satu tujuan yang sama, surga-Nya. Laki-laki dan perempuan pada masanya akan menyadari betapa hidup tidak bisa ditanggung sendirian, butuh seseorang yang lebih dari sekadar teman yang memiliki visi dan misi hidup yang sama.

Lalu bagaimana jika kita memang tidak berkesempatan bertemu dengan jodoh (menikah) atau usia tidak sampai pada waktu yang diinginkan bertemu dengan jodoh?

Itulah mengapa kita diperintahkan untuk terus memperbaiki diri, teruntuk beribadah kepada Allah Swt. karena hakikatnya jodoh yang pasti kita jumpai di dunia ini adalah kematian. Kematian tidak akan pernah peduli kau sudah bertemu jodohmu atau belum. Namun jika pun belum, tentu Allah telah siapkan jodoh yang lebih baik dan lebih kekal di akhirat bagi mereka yang baik amal perbuatannya.

Sekarang, dari pada kita galau dan dipusingkan dengan jodoh yang tak kunjung datang sedangkan kita sendiri lupa untuk terus memperbaiki diri, kira-kira keuntungan apa yang akan kita dapat? Tentu tidak ada, apalagi sampai membuat diri menjadi manusia yang tidak produktif dan tidak bersemangat menjalani hari-hari.

Lebih baik kita belajar dan terus memperbaiki diri agar kelak suatu hari ketika jodoh kita datang kita sudah dalam keadaan siap dan mantap, baik bertemu dengan jodoh yang membawa kita pada gerbang pernikahan maupun gerbang kematian.

Sumber gambar: www..renungankristiani.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar