Masa Depan



Irfan Nurhakim
Dulu aku pernah pesimis
mengenai masa depan yang ditawarkan padaku;
hidup tanpamu, tanpa senyummu
tanpa tangismu

Tapi aku sadar,
bahwa Tuhan adalah bagaimana hambanya berfikir
dan masa depan adalah bagaimana mimpi diukir

Aku tahu, hidup tak cukup dengan mimpi
lebih dari itu, harus bangun
berusaha untuk menggapai

Mimpiku harus aku gapai
aku harus yakin, bahwa Allah
selalu menjadi Mahakuasa

Jadi, sekarang, apa yang ditawarkan
masa depan untukku?

Barangkali, hidup bersamamu,
dengan senyummu, tangismu,
peluk dan ciummu,
suka dan dukamu

Ya, aku dan kamu
Kita


*Penulis adalah aktivis perdamaian Peace Generation, YIPC, dan mahasiswa UIN Bandung

Sumber gambar: FB All Art

Tidak ada komentar:

Posting Komentar